-->
            Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan dengan mengisi berbagai acara seperti lomba dan karnaval rasanya sudah menjadi ke...
Kemeriahan Lomba Agustusan Di Lapangan Desa Ngancar Kenteng

Kemeriahan Lomba Agustusan Di Lapangan Desa Ngancar Kenteng

  
 
       Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan dengan mengisi berbagai acara seperti lomba dan karnaval rasanya sudah menjadi kegiatan rutin tahunan yang wajib di adakan di berbagai daerah.
selain untuk menghormati jasa para pahlawan yang rela mengorbankan semua tumpah darah untuk memerdekakan negri tercinta ini juga untuk memupuk tali persaudaraan antar masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan hari kemerdekaan yang jatuh pada setiap tanggal 17 agustus.

  Namun ada yang berbeda dengan acara agustusan tahun lalu. pasalnya perayaan HUT RI tahun yang di gelar di lapangan desa ngancar, kelurahan kenteng, kecamatan toroh, kabupaten GROBOGAN ini  sedikit lebih meriah di karenakan lomba yang di adakan kali ini hanya di peruntukan buat ibu" rumah  tangga sehingga gayanya yang unik menimbulkan gelak tawa tersendiri bagi para penontonnya.

 Meskipun tanggal 17 agustus masih sepekan lagi namun bulir" kemeriahannya sudah dapat di rasakan dari sekarang.
Para emak" tangguh yang terpilih untuk mewakili alam masing masing sekelurahan kenteng saling mempertontonkan kekuatannya di lapangan gulat.  "eh.. lapangan perlombaan maksud saya.".
adapun yang di perlombakan antara lain : tarik tambang. volly. balap karung  dan lain lain.

Read more »
Pesona Keindahan Jati Pohon grobogan

Pesona Keindahan Jati Pohon grobogan


      Mengulas mengenai tempat wisata di grobogan memang gak akan ada habisnya jika di jelaskan satu persatu. salah satunya seperti yang akan saya kupas kali ini destinasi tempat wisata di Jati Pohon Grobogan yang menyuguhkan panorama yang dapat menghipnotis mata para pengunjungnya.

Jati pohon merupakan salah satu nama sebuah desa di Grobogan tepatnya di desa Jati Pohon, kecamatan Grobogan, Jawaa Tengah. terletak 15 km ke utara dari pusat kota purwodadi.
Berada di ketinggian sekitar 300 mdpl membuat tempat ini menjadi daya tarik tersendiri oleh para pengunjungnya.
 
Di tempat ini pengunjung di suguhnka beberapa wahana seperti Kolam Renang dan area edukasi untuk lebih mengenal alam.

Di sini  pengunjung selain bisa menikmati  es kelapa muda sambil memandangi alam grobogan yang masih asri dari atas ketinggian. pengunjung juga bisa berselfie ria karena di tempat ini memang sudah di sediakan tempat untuk mengabadikan momen liburan kita. apa lagi di tambah bangroundnya yang terbilang alami dengan Angle pepohonan semakin menambah foto yang kita ambil viewnya semakin naturalistik.

Setelah puas menikmati pemandangan jati pohon asri kurang lengkap rasanya kalau tidak mengunjungi tempat wisata yang ada di sekitarnya.?
Ya... Di mana lagi Kalau bukan Air Terjun gulingan (WaterFall).



  Mendengar kata Air Terjun pasti yang terlintas di benak kita adalah cucuran air yang mengalir deras dari atas  langit kan..? memang begitulah ungkapannya untuk air terjun yang satu ini.
Selain lokasinya yang mudah di jangkau Air Terjun ini terletak tak jauh dari objek wisata jati pohon indah. hanya memakan waktu sekitar 15 menit untuk sampai ke lokasinya. berada di karst kendeng utara, tepatnya di Dusun Sandi, desa Sedayu, Kecamatan Grobogan Jawa Tengah.

Air terjun yang berasal dari 3 sumber air yang berbeda ini berada pada ketinggian sekitar 300-500 mdpl.
meskipun terlihat tinggi namun tidak akan terasa karena  memang infrastruktur jalan menuju ke tempat ini bisa dengan mudah di tempuh dengan kendaraan baik itu roda 2 maupun roda 4. apa lagi di tambah rimbunan pepohonan di sepanjang jalan semakin membuat perjalanan begitu terasa singkat dan hampir tidak terasa.

Hanya saja dari parkiran menuju tempat lokasi air terjun gulingan  itu sendiri   hanya bisa di tempuh dengan berjalan kaki melewati bebatuan cadas dan menanjak yang memakan waktu sekitar 15 menit.
Melelahkan Memang....!
Namun semua rasa lelah itu dapat  terbayarkan ketika sampai di lokasi Air Terjun.
Keindahan derasnya Air Terjun seolah olah  menghipnotis kita untuk terus membuka mata menikmati keindahan yang sengaja alam sajikan untuk kita sebagai pengunjung.




Read more »
Tempat Wisata Di Jawa Tengah Yang Wajib Kamu Kunjungi

Tempat Wisata Di Jawa Tengah Yang Wajib Kamu Kunjungi

    Di era modernisasi ini berwisata sudah menjadi sebuah kebutuhan pokok bagi kita. selain dapat menghilangkan rasa kebosanan dan jenuh saat bekerja Wisata juga bisa membuat kita  lebih dekat dengan keluarga. baik itu saudara maupun pasangan.
Berbicara mengenai tempat wisata yang ada di jawa tengah dan Jogjakarta memang gak akan  ada habisnya.

Seperti yang akan saya sampaikan pada artikel  ini beberapa tempat wisat di jawa tengah yang wajib di kunjungi karena keindahannya yang bisa memanjakan mata kita .

1.Lawang sewu


by instagram @kriwul27

   Berbicara mengenai destinasi tempat wisata yang ada di jawa tengah kurang lengkap kesannya kalau tidak mengulas dari kota semarang dulu.
ya...! kota yang menjadi ibu kota jawa tengah ini memang memiliki banyak sekali tempat wisata yang menyuguhkan keindahan.
salah satunya adalah bangunan Lawang Sewu Ini.
Lawang Sewu merupakan salah satu objek wisata  bersejarah di Kota Semarang yang dibangun pada tahun 1904 oleh Belanda. Gedung ini dulunya merupakan gedung yang berfungsi sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda. Kemudian setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI) atau sekarang kita mengenalnya dengan PT Kereta Api Indonesia. Kemudian masih ada lagi sejarah penggunaan gedung ini setelahnya. Seperti namanya ‘Lawang Sewu’ yang memiliki arti pintu seribu, bangunan ini unik dengan banyak pintu dan jendelanya walaupun jumlahnya tak sampai seribu. Mengunjungi gedung bersejarah yang satu ini selain menambah wawasan juga bisa anda jadikan kesempatan untuk mengambil foto yang menarik. Foto-foto yang diambil di gedung ini sudah banyak terbukti bagus hasilnya, terlepas dari bakat si tukang foto gedung ini memang memiliki view yang unik dari arsitektunya yang khas. Menariknya gedung ini ditambah oleh suasana mistisnya. Anda yang suka uji adrenalin bisa mencoba mengelilingi berbagai sudut gedung ini. Hanya bermodalkan 10.000 rupiah anda sudah bisa menikmati berbagai sensasi di dalam obyek wisata di semarang yang satu ini.

2.Masjid Agung Jawa Tengah



Sumber: Dok. pribadi
Meskipun tergolong tempat wisata rohani. namun Tempat wisata yang satu ini tidak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya yang ada di jawa tengah. Masjid ini menyimpan keistimewaan tersendiri salah satunya yaitu memiliki Museum Perkembangan Islam Jawa Tengah di Tower Asmaul Husna yang terletak di lantai 2 dan 3. Kemudian masih di Tower Asmaul Husna tepatnya di lantai 18 ada resto dengan view terbaik di Koa Semarang. Selain itu masih satu kompleks Masjid Agung Jawa Tengah terdapat Hotel Graha Agung yaitu ada di sisi utara. Jadi selain untuk beribadah, Masjid Agung Jawa Tengah memang didukung oleh berbagai fasilitas untuk wisata. Dengan luas lebih dari 7.500 meter persegi, masjid ini bisa menampung sekitar 16.000 jamaah. Jika berwisata ke Semarang maka sempatkan waktu untuk mampir di destinasi wisata kota Semarang yang satu ini. Tak lengkap perjalanan wisata di Semarang jika belum mengunjungi salah satu ikon kota Semarang yang satu ini.

3.Pagoda Budhagaya Watugong


Sumber: Dok. pribadi

  Masih di sekitar semarang Vihara Buddhagaya Watugong juga merupakan salah satu tempat ibadah umat bbudha di Semarang yang juga dijadikan sebagai destinasi objek wisata kota Semarang. Vihara ini memang baru diresmikan pada tahun 2006 lalu namun sudah banyak menarik minat pa wisatawan. Selain bangunannya yang unik, bagus, dan beragam, vihara ini juga telah dinyatakan sebagai pagoda tertinggi di Indonesia oleh MURI. Tempat wisata di Semarang ini merupakan kompleks yang luas dan berisi banyak bangunan. Yang paling terkenal di vihara ini adalah Pagoda Avalokitesvara atau biasanya disebut juga dengan Pagoda Metakaruna. Nama ini memiliki arti pagoda cita dan kasih sayang. Menurut sejarahnya pagoda ini didirikan untuk menghormati Dewi Kwan Sie Im Po Sat yang oleh orang Budha dipercaya sebagai dewi kasih sayang.

4.Sam Poo Kong


Sumber: Dok. pribadi

Sam Poo Kong juga bisa menjadi destinasi wisata Kota Semarang yang menarik untuk dikunjungi, apalagi bagi anda yang memang menyukai wisata gedung atau bangunan. Klenteng ini memiliki beberapa anjungan dengan bangunan pemujaan utama yaitu Klenteng Besar dan gua Sam Po Kong, Klenteng Tho Tee Kong, Kyai Jangkar, Kyai Cundrik Bumi serta mbah Kyai Tumpeng. Menurut sejarah, tempat ini merupakan pendaratan dan tempat singgah pertama Zheng He atau Cheng Ho, yang merupakan Laksamana yang memeluk agama Islam. Sejarah ini tentu sangat menarik wisatawan khususnya wisatawan muslim. Berbagai keunikan yang dimilikinya membuat tempat wisata ini memiliki banyak pengunjung dengan berbagai latar belakang. Selain wisatawan China atau Tionghoa, muslim, juga menarik bagi wisatawan asing.

5.Candi Gedong songo


Sumber: Dok. pribadi

    Candi gedong songo atau yang kerap di panggil Candi Songo ini merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak boleh terlewatkan saat berkunjung ke semarang.
Letak candi ini berada di lereng Gunung Ungaran yaitu pada ketinggian sekitar 1.200 mdpl. Maka selain candi megah yang bisa anda saksikan, pemandangan alam disana pun akan memanjakan mata. Terdapat hutan pinus, mata air yang mengandung belerang, dan berbagai keindahan alam lainnya. Kompleks candi ini dibangun pada abad ke-9 Masehi. Namanya gedong songo memiliki arti sembilan gedung, yaitu gedong yang berarti gedung dan songo yang berarti sembilan. Lokasi ini memiliki 9 candi dan tersebar di lereng Gunung Ungaran ini. Kompleks candi ini sayang untuk dilewatkan apalagi bagi anda yang memang suka wisata sejarah.

6.Pantai Maron


Sumber: Dok. pribadi


Semarang memang memiliki wisata alam yang lengkap dari wisata pegunungan juga pantainya. Pantai Maron merupakan salah satu destinasi wisata di Semarang yang menawarkan keindahan panorama pantainya. Pantai ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan khususnya pada akhir pekan. Maka jika anda ingin menikmati pantai dengan lebih khikmat bisa dipilih hari selain akhir pekan. Menenangkan diri di pantai memang menjadi pilihan sebagian orang dan pantai Maron merupakan salah satu pilihan yang tepat jika kebetulan kota yang anda kunjungi adalah Semarang. Keunikan lain yang dimiliki pantai ini adalah cerita-cerita asal nama yang disimpannya. Entah mana yang benar namun ada cerita yang menyebutkan bahwa nama pantai ini berasal dari warna merah maron khas baret penerbad karena konon pantai ini masih milik penerbangan TNI Angkatan darat (Penerbad). Cerita lain menyebutkan bahwa nama maron merupakan singkatan dari Marina Kulon. Coba saja kunjungi pantai ini, coba dengar mana cerita yang sampai ke telinga anda.

7.Waduk Kedung Ombo


Sumber: Dok. pribadi

setelah lelah muter meter di kota semarang sekarang kita pindah ke Grobogan.
tempat wisata yang satu ini tak kalah menarik dengan tempat wisata yang ada di kota semarang. selain sama  sama menyuguhkan panorama yang indah tempat wisata waduk Kedung Ombo ini junga menyediakan wahana perahu yang siap membawa kita berkeliling mengitari waduk. untuk biaya sekali jalan hanya di patok harga sekitar 10000 saja.
dan jika kita lapar di area tepian waduk banya yang menjajakan ikan bakar yang menjadi ciri khas dari tempat ini.

menarik bukan..!  jawa tengah memang terkenal dengan  tempat wisatanya yang begitu indah dan begitu menarik untuk di kunjungi.
jadi kalau datang ke jawa tengah jangan lupa mampir ke tempat tempat yang saya jelaskan di atas ya.
Read more »
7 tempat wisata yang wajib di kunjungi di grobogan

7 tempat wisata yang wajib di kunjungi di grobogan



  Halo sobat KOWARKEN.
Kerasnya tuntutan pekerjaan yang berlarut larut pasti membuat kita jenuh dan bosen terhadap pekerjaan tersebut. ada kalanya kita membutuhkan penyegaran dengan pergi ke tempat tempat di mana kita bisa menghilangkan beban pekerjaan kita sejenak. salah satunya adalah pergi ke tempat wisata

Sama seperti judul artikel saya  kali ini saya akan mengulas 7 destinasi tempat wisata di grobogan yang wajib di kunjungi untuk sekedar hunting photo atau bisa juga unuk mengisi hari libur kita.

1.Waduk Kedung Ombo


   Lokasi objek wisata Waduk Kedung Ombo terletak di Desa Rambat, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan kurang lebih 29 Km kearah selatan kota Purwodadi. Waduk ini merupakan salah satu bendungan terbesar yang pernah dibangun pada pemerintahan soeharto. Waduk yang mulai dibangun sekitar Tahun 1980, dan selesai pada Tahun 1991.
Kawasan Waduk Kedung Ombo mempunyai area seluas kurang lebih 6.576 Ha yang terdiri dari lahan perairan seluas 2.830 Ha dan lahan dataran seluas 3.746 Ha. Terdapat banyak pohon-pohon yang tumbuh di area waduk sehingga membuat suasana lebih asri dan rindang sehingga membuat para pengunjung betah disana.  
Selain disuguhi pemandangan nan indah, bagi pengunjung yang suka berlayar, disana juga disediakan jasa berpetualang atau memutari bendungan dengan perahu motor. Ditambah lagi terdapat area bermain anak yang asri dan rindang sehingga membuat anak-anak betah bermain disana.
Jika Anda penyuka ikan bakar atau hobi mengail ikan? Jangan khawatir, di Waduk Kedung Ombo juga tersedia tempat pemancingan sekaligus warung yang menjajakan aneka makanan olahan berbahan ikan. Begitu turun dari kendaraan di area parkir, aroma wangi ikan yang dibakar atau digoreng langsung menyergap, mengundang selera makan. 
Di kawasan Waduk Kedung Ombo, tepatnya di desa Ngargotirto, telah dibangun arena pacuan kuda dengan lintasan sepanjang 600 meter. Arena pacuan kuda yang diberi nama ‘Nyi Ageng Serang’ itu merupakan miniatur dari lapangan pacuan kuda Pulo Mas Jakarta. Pada bulan Desember 2006 silam di lokasi tersebut dilangsungkan kejuaraan pacuan kuda tingkat nasional memperebutkan piala Gubernur Jawa Tengah.
menarik bukan. jadi jangan merasa jadi orang grobogan kalau belum pernah mengunjungi tempat yg satu ini.

2.Beledug Kuwu

 

  Obyek wisata Bledug Kuwu ini berupa telaga lumpur hangat seluas kurang lebih 45 hektar, yang disebut Bledug Kuwu. Fenomena Bledug Kuwu ini adalah keluarnya air beserta lumpur dari endapan laut purba yang keluar karena tekanan air vertikal. Lumpur yang disemburkan Bledug Kuwu disertai asap putih yang membubung itu rata-rata mencapai ketinggian 3 meter. Namun pada saat-saat tertentu terjadi letupan keras yang mampu menyeburkan lumpur setinggi 10 meter hingga nampak demikian spektakuler. Letupan keras ini biasanya terjadi pagi buta ketika udara dingin atau saat cuaca mendung.
keindahan letupan lumpur ini lah yang menjadikannya daya tarik tersendiri pada tempat ini.
karena di sini kita bisa menikmati segarnya  es kelapa muda sambil mata kita di manjakan dengan fenomena semburan lumpur yang membumbung tinggi.
Obyek wisata ini terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, 28 kilometer ke arah timur kota Purwodadi. Kawasan wisata yang secara geografis terletak di dataran rendah bersuhu 28-36° Celcius ini menyajikan letupan gelembung lumpur raksasa yang mengeluarkan percikan air dan garam. Adanya kandungan garam di tempat itu oleh masyarakat setempat dimanfaatkan untuk membuat garam secara tradisional dan sangat menarik untuk dinikmati.
 

3.Api Abadi Mrapen


    Objek wisata Api Mrapen ini terletak tidak jauh dari jalan raya Purwodadi-Semarang, berjarak kurang lebih 26 Km dari kota Purwodadi. Tepatnya terletak di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabuptaten Grobogan. Di komplek ini terdapat beberapa keanehan alam yang dapat dinikmati yaitu Api Abadi; merupakan pesona yang timbul dari keluarnya api dari dalam tanah yang tidak pernah padam walaupun turun hujan. Dari tempat ini pula diambil api untuk penyalaan obor dalam kegiatan Pesta Olahraga Nasional (GANEPO I), PON maupun untuk upacara hari raya Waisak.

Sendang Dudo; sebuah sendang yang terletak di dekat api abadi, dimana airnya senantiasa kelihatan mendidih tetapi tidak panas. Letupan air itu akan menyala bila kena api. Disamping keanehan alam diatas, di komplek ini juga tersimpan sebuah Batu Umpak atau "Batu Bobot" yang oleh masyarakat setempat dikeramatkan. Setiap malam jum`at kliwon selalu ramai dikunjungi oleh para penziarah dengan maksud tertentu.


4.Ki Ageng Selo


    Makam Ki Ageng Selo teletak di Desa Selo, Kecamatan Tawangharjo 10 km sebelah timur kota Purwodadi, Kabupaten Grobogan sebagai obyek wisata spiritual, makam Ki Ageng Selo ini sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah pada malam jum'at, dengan tujuan untuk mencari berkah agar permohonannya dikabulkan oleh Tuhan YME. Ki Ageng Selo sendiri menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar khususnya atau masyarakat jawa umumnya, diakui memiliki kesaktian yang sangat luar biasa sampai-sampai dengan kesaktiannya ia dapat menangkap petir.

Ki Ageng Selo dipercaya oleh masyarakat jawa sebagai cikal bakal yang menurunkan raja-raja di tanah Jawa. Bahkan pemujaan kepada makam Ki Ageng Selo sampai sekarang masih ditradisikan oleh raja-raja Surakarta dan Yogyakarta. Sebelum Gerebeg Mulud, utusan dari Surakarta datang ke makam Ki Ageng Selo untuk mengambil api abadi yang selalu menyala di dalam makam tersebut. Begitu pula tradisi yang dilakukan oleh raja-raja Yogyakarta. Api dari sela dianggap sebagai api keramat.

5.Goa Macan

     Wisata Groboban yg satu ini sangatlah menarik perhatian. bawasaannya kita akan di suguhkan pemandangan yang indah. ya itu pembentukan alami dari stalakmit dan stalaktif yang menghiasi sepanjang lorong  Goa Macan dan Goa Lowo. Yah, di Grobogan memang terkenal akan pegunungan kapurnya yang besar. Dan dari situ juga banyak terjadi pembentukan Goa secara alami seperti Goa Macan dan Goa Lowo ini. Lokasi dari kedua goa ini memang berdekatan. Dan penamaanya pun diambil dari penguhuni goa tersebut. Namun untuk saat ini, macan yang diceritakan sudah tidak ada dilokasi dan tinggal namanya saja.
Lokasi : Dusun Watu Song, Desa Sedayu, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Grobogan.


6.Air Terjun Widuri

Air Terjun Widuri merupakan satu-satunya air terjun yang ada di Kabupaten Grobogan. Lokasinya yang tersembunyi menjadikan wisata Grobogan yang satu ini masih sepi akan pengunjung. Namun dilain itu, pemandangan alam yang ada di sekitar lokasi masih terbilang alami dan asri.
derasnya air terjun di tengah rimbunnya pepohonan menjadikannya daya tarik tersendiri pada tempat yang satu ini.

Menurut kepercayaan masyarakat sekitar. Air Terjuan Widuri ini dulunya digunakan sebagai tempat pertemuan Joko Tarub dan seorang bidadari yang bernama Nawang Wulan. Yah, seperti yang diceritakan juga di dalam cerita rakyat.
Lokasi : Desa Batur, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan.

7.Jati Pohon

    Jatipohon merupakan daerah di Grobogan yang lokasinya terdapat di daerah pegunungan. Udara yang sejuk dan pemandangan yang asri seringkali memikat pengendara yang melewati Jalan Purwodadi – Pati untuk berhenti.
Bukan hanya pemandangan yang asri saja, dilokasi ini juga terdapat beberapa fasilitas yang bisa anda nikmati sebagai rest area seperti tempat pemancingan dan pondok makan lesehan, Taman, Kolam Renang dan Sumber Mata Air.
Lokasi : Jln. Purwodadi – Pati KM. 10, Desa Sumber Jatipohon, Grobogan
Tiket : Rp. 2.000

di sini kita bisa simpulkan bahwa GROBOGAN sebenarnya memiliki banyak potensi wisata alam yang sangat indah.
namun sayangnya minimya akses dan jarak tempuh membuat beberapa orang enggan untuk mengunjunginya.


Read more »
Bocah 5 Tahun Tenggelam  Di Sungai Lusi

Bocah 5 Tahun Tenggelam Di Sungai Lusi

proses evakuasi korban tenggelam


GROBOGAN - Lagi lagi kabar duka datang dari Grobogan. Kamis (1/6/2017) kali ini Seorang bocah 5 tahun di kabarkan hilang tenggelam di sungai lusi sejak rabu kemarin.
berkat kerja keras Tim Sar Gabungan di bantu warga sekitar akhirnya berhasil menemukan bocah yang tenggelam  tersebut dalam keadaan sudah tak bernyawa.

 di ketahui Korban bernama Ahmad Nur Cahyo, warga Desa Putat, Kecamatan Purwosadi, Kabupaten Grobogan, dikabarkan tenggelam di sungai itu sehari sebelumnya, Rabu 31 Mei 2017.

Humas Basarnas Jawa Tengah, Zulhawary Agustianto, mengatakan korban ditemukan tim SAR gabungan sekira pukul 12.20 WIB.

"Ditemukan masih di sekitar lokasi kejadian. Korban langsung dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan dan dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan pihak keluarga," ungkapnya melalui siaran pers yang diterima KORAN SINDO, Kamis (1/6/2017).

Korban sebelumnya, bersama lima temannya bermain di tepi Sungai Lusi Grobogan pada Rabu siang. Korban terpeleset dan hanyut tenggelam terbawa arus sungai.

Tak lama, pihak BPBD Kabupaten Grobogan bersama rescuer Basarnas Pos SAR Jepara terjun ke lokasi setelah menerima informasi. Dibantu tim SAR gabungan, pencarian dilakukan.

Saat hari pertama pencarian itu, tim menggunakan dua perahu karet melakukan sisir sungai sekira 3 km. Namun, pencarian hari pertama nihil. "Selanjutnya operasi SAR atas korban resmi ditutup karena korban sudah ditemukan," lanjut Zul.
Read more »
Fakta Di balik Tanggal 1 Mei

Fakta Di balik Tanggal 1 Mei


  
    Berdasarkan kebijakan pemerintah yang menetapkan tanggal 1 juni sebagai  hari lahirnya pancasila dan hari libur nasional menuai berbaga kritikan.
Salah satunya datang dari Mantan Mentri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahendra atau biasa di sapa dengan pangilan Yusril.

Dalam pertemuannya beliau mwnjelaskan
"Bahwa hari lahirnya Pancasila bukanlah tanggal 1 Juni, tetapi tanggal 18 Agustus ketika rumusan final disepakati dan disahkan," kata Yusril dalam rilis yang diterima ANTARA News, Jakarta, Rabu.

Pidato Sukarno tanggal 1 Juni, lanjut Yusril,  barulah masukan, seperti masukan dari tokoh-tokoh lain baik dari golongan kebangsaan maupun dari golongan Islam.

"Jika membandingkan usulan Sukarno tanggal 1 Juni 1945 dengan yang ditetapkan tanggal 18 Agustus 1945, cukup mengandung perbedaan fundamental," kata Yusril.

Sila Ketuhanan saja, kata Yusril, diletakkan Sukarno sebagai sila terakhir.

"Tetapi rumusan final justru menempatkannya pada sila pertama. Sukarno mengatakan bahwa Pancasila dapat diperas menjadi Trisila, dan Trisila dapat diperas lagi menjadi Ekasila yakni gotong-royong. Sementara rumusan final Pancasila, menolak pemerasan Pancasila menjadi Trisila dan Ekasila," kata Yusril.

Mantan menteri Hukum dan HAM itu mengatakan, sebelum disahkan tanggal 18 Agustus, atas permintaan, Sukarno dan Bung Hatta agar tokoh-tokoh Islam setuju frasa "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya," dihapus.

Menurut Yusril, saat itu Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo (tokoh Muhammadiyah) kecewa namun akhirnya menerima ajakan Sukarno dan Hatta.

Kalimat "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari'at Islam bagi pemeluk-pemeluknya"  dihapus dan diganti dengan "Ketuhanan Yang Mahaesa".

"Pelajaran apa yang dapat kita petik adalah bahwa kompromi terakhir tentang landasan falsafah negara, Pancasila, dengan rumusan seperti dalam Pembukaan UUD 1945 adalah terjadi tanggal 18 Agustus 1945," pungkasnya.

 Saya sendiri juga heran mengenai hal ini. pasalnya setau saya tanggal 1 juni baru sekedar wacana usulan pembentukan filsafah negara "Pancasila".
Di teruskan tanggal 2 juni rancangan pembentukan falsafah negara "Pancasila".
Sedangkan kita tahu Pancasila itu sendiri baru di lahirkan pada tanggal 18 agustus  sehari setelah pembacaan text proklamasi kemerdekaan indonesia.

Read more »
Sejarah desa Kenteng

Sejarah desa Kenteng

Kenteng adalah desa di kecamatan Toroh, Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia. Saat ini Desa Kenteng dipimpin oleh Bapak Sofwan selaku Kepala Desa. Secara administratif, Desa Kenteng dibagi ke dalam beberapa Dusun (dukuh), yang antara lain adalah Dusun Welar(Kepala Dusun : Bp. Sudibyo), Dusun Ngacir, Dusun Ngancar, Dusun Sumber Agung, Dusun Kenteng, Dusun Jeblogan, Dusun Domas, Dusun Turi, dusun ngledok (Sidomulyo) (Jika kurang lengkap, mohon dilengkapi).
Kenteng
Desa
Negara      Indonesia
Provinsi     Jawa Tengah
Kabupaten     Grobogan
Kecamatan     Toroh
Kodepos     58171
Luas     -
Jumlah penduduk     -
Kepadatan     -

Dari segi pendidikan, Desa Kenteng memiliki empat gedung SD, beberapa Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawaiyah, dan beberapa sekolah agama (pesantren). Walaupun termasuk desa yang jauh dari pusat kota, namun beberapa siswa di desa ini ternyata juga beberapa kali mengirimkan siswa-siswinya di beberapa lomba di tingkat Kabupaten, bahkan provinsi. Dan beberapa warga juga tengah mengenyam pendidikan di luar daerah, mulai dari tingkat SMP hingga perguruan Tinggi.

Sebagian besar warga Desa Kenteng berprofesi sebagai petani. Dan pada masa perawatan tanaman (setelah musim tanam dan sebelum musim panen), biasanya warga merantau untuk bekerja sebagai buruh kasar. Bentuk pertanian secara umum terbagi menjadi dua bentuk yaitu pertanian di sawah dan di tegalan. Jenis tanaman persawahan utama (daerah welar, ngacir), diantaranya adalah padi(musim penghujan), kedelai(musim kemareng), tembakau(musim kemarau),jagung(labuhan). Sedangkan di daerah tegalan adalah Jagung.

Akses transportasi mulai berjalan lancar setelah dibangunnya jalan utama yang masuk ke desa pada tahun 2007. Namun, belum sampai ke pelosok-pelosok.

Satu hal yang tidak banyak orang yang tahu adalah, Desa Kenteng memiliki sebuah waduk, yaitu Waduk Kenteng yang dibangun untuk perairan. Namun sebenarnya, pemandangan di sekitar waduk cukup indah. Dan siapa saja bisa memancing di waduk ini, karena di waduk ini dikembangbiakan ikan oleh pemerintah setempat. Hutan, pepohonan, sawah, dan tanah lempung di sekitar waduk menambah pesona di sekitar waduk ini. Tapi, perhatian masyarakat dan pemdes memang tidak terlihat untuk memperindah waduk dan menjadikannya daerah wisata. Selain itu pemandangan langit sore di Desa Kenteng juga tak kalah indah dan memesona. Waduk ini terletak di Dusun Sumber Agung.
Read more »
Mancing Di Waduk Gambrengan

Mancing Di Waduk Gambrengan



  Saat mendengar kata  Waduk Gambrengan pasti yang terlintas di dalam benak kita adalah nama stasiun Gambrengan.
ya..! waduk ini memang letaknya tidak jauh dari stasiun . hanya berjarak sekitar 500 meter dari stasiun Gambringan. 
meskipun letaknya bersebelahan dengan tempat lokalisasi tapi sama sekali tidak mengganggu pengunjung yang datang ke waduk ini. karena memang kebanyakan para pengujung yanga datang hanya sekedar ingin berfoto atau menikmati keindahannya saja.

berada di sebelah selatan desa pucang kelurahan tambirejo kecamatan toroh kabupaten Grobogan,
selain aksesnya yang mudah di jangkau. waduk ini juga menyuguhkan panorama yang indah di tambah barisan pohon cemara yang   berjajar rapi seakan" menyambut para pengunjung yang datang berkunjung.
 
 Waduk yang memiliki luas sekitar kurang lebih 100 hektare ini memiliki fungsi untuk kebutuhan sehari" warga sekitar seperti minum, mandi, dan keperluan lainnya,
selain di manfaatkan airnya banyak juga warga sekitar yang mendapatkan ikan dari hasil memancing di waduk ini.
seperti yang akan saya liput kali ini.
sebut saja namanya "udin" dia rela berpanas"an di bawah terik matahari dari pagi hingga menjelang malam hanya demi mendapatkan lauk pauk buat anak dan istrinya di rumah supaya tidak kelaparan.

ironis memang..! tapi itulah yang namanya lika liku kehidupan. kadang kita bisa mendapatkan sesuatu dengan mudah,  kadang pula kita harus bersusah payah untuk bisa mendapatkannya. meskipun itu hanya sesuap nasi.
ibaratkan roda "kita tidak tahu kapan berada di atas dan kapan berada di bawah".









Read more »
Keindahan Waduk Sumberagung

Keindahan Waduk Sumberagung


 Waduk Sumberagung adalah waduk yang terletak di desa sumber agung kelurahan kenteng kecamatan toroh kabupaten grobogan.
jaraknya sekitar 15 km dari pusat kota purwodadi dan  kalau di tempuh menggunakan kendaraan memakan waktu kira kira 1 jam perjalanan.

dulunya tempat ini adalah bumi perkemahan. namun seiring berjalannya waktu dan kurangnya suplai air untuk irigasi ke sawah dan perkebunan terpaksa membuat tempat bumi perkemahan tergusur dan dan berganti jadi bendungan yg menjadikannya waduk sampai sekarang ini.

sama seperti waduk pada umumnya. waduk sumberagung memiliki fungsi utama untuk irigasi sawah dan perkebunan.
namun bnyak pula yg memanfaatkannya untuk tempat pemancingan atau sekedar rekreasi.

waduk yg berada tepi desa sumber agung tepatnya di bawah lereng bukit ini menyajikan sejuta keindahan yg membuat siapapun akan terpana saat melihatnya.
indahnya bebukitan dan asrinya pepohonan semakin menambah keexsotisan dari tempat satu ini. seakan akan mata tidak mau terpejam  sedetikpun untuk melewatkan pemandangan yg tiada duanya.

namun kurangnya perawatan dan jauhnya akses dari pusat kota membuat waduk ini sepi terhadap pengunjung.

Read more »
Asal Mula Terbentuknya Komunitas KOWARKEN

Asal Mula Terbentuknya Komunitas KOWARKEN

 

  KOWARKEN adalah nama sebuah  komunitas yang sengaja di buat untuk mempererat tali silaturrahmi antar masyarakat di kampung sekaligus memperkenalkan komunitas ini ke masyarakat luas.
untuk anggotanya sendiri, komunitas ini tidak membatasi siapapun yang ingin ikut gabung baik dalam maupun luar daerah.
dan markas dari komunitas ini   berada di desa kenteng kecamatan toroh kabupaten grobogan.

Nama KOWARKEN sendiri di ambil dari nama desa (kenteng) yang mempunyai arti "Komunitas Warga Kenteng".
dan komunitas ini di buat berdasarkan persetujuan antar warga yang turut berperan aktif dalam pembentukan komunitas ini.

 untuk peran komunitas ini sementara hanya sebatas sosialisasi di dalam daerah saja.
akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melakukan sosialisasi ke luar daerah serta melakukan kegiatan kemasyarakatan di kemudian hari.

karena jika di lihat dari aspek lingkungan. desa kenteng memiliki banyak potensi sumber daya alam yang bisa di manfaatkan untuk keperluan pribadi maupun masyarakat luas.
seperti Waduk Sumber Agung. yang kalau  di olah dan di promosikan dengan benar bisa menjadi tempat objek wisata yang tak kalah menarik dengan Waduk Kedung Ombo.

maka dari itu kita harus ikut berpartisipasi aktif dalam  menjaga dan melestarikan sumberdaya yang ada di sekitar kita. supaya bisa menjadikan desa kenteng terkenal sebagai desa dengan sejuta keindahan di kemudian hari.

Read more »
Beranda